Antara Niche Market dan Niche Blog
Proses menentukan Niche Blog bukanlah hal yang mudah jika tidak dengan pengetahuan dan riset yang benar.
Karena setelah dipilih pun perlu kemauan dan konsistensi yang tinggi untuk grow dengan Niche Blog tersebut.
Yuk..Mari kita cermati dulu pengertian umumnya, karena dengan dasar yang benar pekerjaan lanjutan setelah pemilihan niche akan menjadi lebih mudah.
Istilah Niche Market lebih dikenal dan banyak digunakan oleh Perusahaan yang adalah sebagian dari keseluruhan pasar yang ingin ditargetkan suatu produk.
Untuk bisa efektif dan efisien, diperlukan 3 aspek utama analisis yaitu
- Apakah produk yang dirilis mampu memberikan manfaat yang bersifat unik meet client unique needs
- Sudahkah ditawarkan dengan copywriting dan bahasa yang tepat sesuai target pasar yang dituju
- Sudahkah dilakukan Tes Pasar untuk mengamati penyerapan produk, dan mengetahui kekuatan kompetitor
Bahasan tersebut menjadi analogi dasar untuk topik Niche Blog.
Perbedaan istilah saja yang perlu dimengerti misalnya blog audience adalah market atau pembeli dari konten sebuah blog.
Artinya saat menentukan topik Niche blog juga wajib memenuhi keunikan yang disajikan, menggunakan bahasa sesuai target audience dan diperlukan tes penyerapan konten yang dibuat.
Membangun Niche Blog dengan Passion
Faktor penting sebuah Niche Blog berikutnya adalah kemampuan riset, penguasaan materi dan kreatifitas yang konsisten.
Analoginya akan sama pada saat sebuah perusahaan meluncurkan produk. Jadi, penting juga untuk menentukan niche sesuai dengan kemampuan dan kemauan bloggernya.
Dengan Passion yang benar, pengembangan konten akan menjadi lebih lancar, lebih kreatif dan tidak menjadi beban.
Tidak perlu memaksakan diri untuk membuat topik blog dengan harapan mendapatkan cost per click pada high paying keywords.
Temukan passion Anda dimulai dari hobi, pengalaman hidup, pendidikan yang dijalani, atau pelatihan yang pernah diikuti.
Contoh kecil seorang animal lover dapat memfokuskan dirinya pada tema pet care kucing atau anjing.
Contoh lain, seorang yang hobi jalan-jalan konsen di pembuatan reviu lokasi wisata dan dimonetisasi dengan program afiliasi travel sehingga segera menghasilkan income.
Sampai paragraf ini Tugas Anda selanjutnya adalah menuliskan 10 kemampuan dan berikan bobot bedasarkan kesenangan yang dirasakan.
Subscribe Newsletter
Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan e-book digital marketing gratis.
Konten versus Konversi
Pada akhirnya Niche berfungsi sebagai boundary untuk membangun konten sebuah blog.
Hal ini menghindari konten yang tidak terstruktur dan bercampur aduk, seperti yang kita tahu bahwa mesin pencarian tidak mudah dibujuk oleh konten gado-gado.
Trafik Blog datang bukan hanya karena niche yang tepat, tetapi dari konten yang berkualitas tinggi dan menjawab kebutuhan.
Dengan konten yang berkualitas visitor blog akan lebih percaya, dan terbuka peluang untuk mereferensikan blog sehingga Anda mudah mendapatkan konversi (pendapatan).
Konversi dapat ditempuh dengan mencari affiliate product yang sesuai dengan tema/niche.
Misalnya jika blog Anda tentang pet care kucing atau anjing, ambilah affiliate marketing dari Involve Asia terkait niche tersebut.
Artinya konversi blog, tidak hanya dari Ads yang masuk ke website.
English atau Bahasa Indonesia
Pendapat boleh berbeda bahwa konten berbahasa Inggris memiliki nilai cost per click yang lebih tinggi dibanding konten Bahasa Indonesia.
Karena itu banyak profesional blogger yang konsen pada konten bahasa inggris dan menargetkan visitor web dari luar negeri.
Tentu saja, Tantangan lebih hebat untuk konten berbahasa Inggris karena penyampaian materi kepada pasar menggunakan penguasaan bahasa asing.
Muncul juga tantangan lain untuk membuatnya unik dan feedback serapan konten dari audience.
Menurut pendapat saya, konten bahasa indonesia sama baiknya. Karena lebih mudah untuk memenuhi 3 aspek utama analisis (unik, tersampaikan, terserap).
Ditambah dengan beragamnya iklan yang bisa ditampilkan (misalnya Google Ads) bukan tidak mungkin konten bahasa indonesia akan lebih dikonsumsi secara nasional dan menghasilkan konversi yang tinggi.
Kesimpulan
Setelah Anda matang memilih Niche atau Topik lanjutkan dengan segera memilih nama domain dan hosting yang sesuai, kemudian membuat blog.
Pelajari Artikel saya tentang bagaimana strategi memilih nama domain dan membuat website WordPress untuk Pemula.
Berdasarkan pengalaman pribadi, maka sangat saya sarankan fokus menggunakan blog dengan CMS WordPress.
CMS WordPress menyediakan banyak kemudahan tanpa perlu coding dan banyak plugins yang bisa membuat blog Anda powerfull dibandingkan dengan CMS lainnya.
Hanya saja untuk CMS WordPress, Anda harus langsung berinvestasi di awal untuk pembelian domain, hosting dan pembuatan website.
Dapatkan rekomendasi layanan domain dan hosting di halaman/menu Tools blog ini.
Step By Step Guide
- Temukan Niche dari bobot kesenangan dari list kemampuan (passion blog)
- Niche blog yang paling menguntungkan adalah niche sesuai passion
- Konten berbahasa Indonesia lebih tepat untuk memulai
- Semua niche akan lebih menguntungkan jika mengerti bagaimana melakukan optimasi
- Pelajari SEO untuk optimasi konten khususnya On-Page SEO
- Membuat blog dengan niche berbeda untuk mengetahui 3 aspek analisis
- Memiliki blog dengan niche berbeda menjadi antisipasi saat kondisi tidak menentu. Misalnya saat Pandemi COVID tentu saja banyak travel blogger yang merosok trafficnya, sedangkan blog tutorial desain website berlimpah.
- Jadikan blog menjadi bisnis yang menjadi aset passive income
Ide Niche Blog
Berikut beberapa contoh sederhana topik blog yang bisa Anda pertimbangkan
- How to play chess
- Calligraphy
- Homeschooling
- Organic Farming
- Traveling with Kids
Hussain Omar dari Hustaw SEO memberikan materi Evergreen Niche Blog yang dapat juga Anda download DISINI

Saya RIZHAR, penulis utama Blog Risharyanto.ID
Latar Belakang formal sebagai Mechanical Engineering, karena itu menggunakan CMS WordPress yang Ready-To-Use tanpa Coding untuk pekerjaan. Secara aktif, saya juga penggerak utama website Bengkel Digital, Lukratif Media dan Blogpreneur.ID

![6 Langkah Cara Membuat Website WordPress [Pemula] 8 6 Langkah Cara Membuat Website WordPress Untuk Pemula 2021](https://risharyanto.id/wp-content/uploads/2021/05/6-Langkah-Cara-Membuat-Website-WordPress-Untuk-Pemula-2021-150x150.jpg)


