Skip to content

6 Langkah Memilih Nama Domain

6 Langkah Memilih Nama Domain

6 Langkah Memilih Nama Domain sebagai topik artikel ini adalah Salah satu Langkah Cara Membuat Website WordPress Untuk Pemula.

Dengan pembahasan dan artikel detil yang terpisah saya berharap, Anda lebih memahami secara optimal untuk hasil yang terbaik.

Gunakan Tools Pengecekan Nama Domain

Check User ORG

Langkah Pertama dari 6 Langkah Memilih Nama Domain adalah dengan segera dan cepat mengecek ketersediaan pilihan Anda melalui situs berikut ini, sambil perhatikan saran dan tips nama domain pada sub-judul artikel ini.

Situs https://checkuser.org/ dapat digunakan untuk mengecek ketersediaan nama domain sekaligus akun sosial media yang masih tersedia.

Lean Domain Search COM

Alternatif lainnya, Anda dapat menggunakan situs https://leandomainsearch.com/ untuk memberikan ide kreatif nama domain.

Untuk menjawab kisaran Harga Domain, silakan masukkan pilihan nama domain Anda pada menu utama domain URL Link berikut:

https://risharyanto.id/cek-harga-domain

Nama Domain Sebaiknya Singkat, Padat, Jelas

Disarankan tidak lebih dari 11 karakter, dan antara 3 sampai 7 suku kata serta jelas jika diucapkan dan di dengar dan mengurangi risiko pengunjung nyasar ke alamat domain yang mirip.

See also  Rahasia Perbedaan Category dan Tag WordPress, Mana Yang Terbaik Untuk SEO?

contoh: to-ko-pe-di-a (9 karakter/5 suku kata), bu-ka-la-pak (9 karakter/4 suku kata), ris-har-yan-to (11 karakter/4 suku kata)

Subscribe Newsletter

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan e-book digital marketing gratis.

Mengandung Kata Kunci Bisnis (keyword on domain)

Keyword On Domain

Pastikan nama domain Anda mencerminkan keyword pencarian bisnis.

Tips Singkat:

Nama Domain Bisnis atau Produk

Pergunakan langsung nama perusahaan atau brand yang ditawarkan. Contoh: alamprivat.com

Nama Domain Media atau Toko

Pergunakan nama toko atau media yang digunakan untuk branding. Contoh: tokopedia.com, lukratifmedia.com

Nama Domain Edukasi atau Kesehatan

Pergunakan level atau tingkatan pada sistem yang berlaku. Contoh: sdn1karangdoro.sch.id

Nama Domain Layanan

Pergunakan nama jasa yang ditawarkan. Contoh: laundrymartz.com

Nama Domain Personal

Pergunakan nama lengkap jika terpenuhi persayaratan jumlah karakter dan suku kata, atau gunakan sapaan dan panggilan Anda. Contoh: risharyanto.id

Pergunakan Bahasa Yang Tepat Untuk Nama Domain

Pergunakan Bahasa Yang Tepat Untuk Nama Domain

Sesuaikan Bahasa dengan Target Pasar

Bahasa yang digunakan dalam domain diharapkan bisa menyesuaikan dengan target pasarnya.

Jika target Anda adalah WNI, maka gunakan nama domain bahasa Indonesia.

Contoh: bengkeldigital.my.id, bawakoper.com, lashcantik.com

Sesuaikan Ejaan Domain dengan Bahasa yang dipilih

Cukup mudah dicontohkan seperti berikut, ticket.com menjadi tiket.com karena alasan target market Indonesia.

Lakukan Riset Akun Sosial Media

Lakukan Riset Akun Sosial Media

Akun GMAIL

Pastikan Anda memiliki akun GMAIL khusus yang ditujukan untuk segala kebutuhan yang berhubungan dengan website Anda.

Contoh: risharyanto.id@gmail.com untuk mengelola website risharyanto.id

Akun Facebook dan Instagram

Untuk mempermudah Anda dalam branding sebaiknya juga gunakan nama pengguna yang sama/sesuai dengan website Anda.

Contoh: Akun FB Page “Lukratif Media” dan Instagram “lukratif_media” untuk website lukratifmedia.com

See also  Membuat Artikel WordPress Dengan 7 Langkah Mudah

Akun Twitter

Salah satu akun media sosila yang dibuat untuk tujuan trending adalah Twitter. Jadi pastikan Anda memiliki akun Twitter sebagai social engagement yang trafiknya masuk ke website Anda.

Kenali Ekstensi Nama Domain

6 Langkah Memilih Nama Domain

Apa itu ekstensi domain?

Ekstensi domain adalah akhiran dari sebuah nama domain yang mengkategorikan jenis-jenis website berdasarkan ekstensi yang dimilikinya.

Setiap ekstensi memiliki persyaratan “kepemilikan” penggunaan yang berbeda sesuai regulasi yang diatur PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia).

Anda dapat mempelajarinya pada link REGULASI PANDI berikut ini https://pandi.id/mengapa-id/

Apa itu Top Level Domain?

TLD adalah ekstensi nama domain yang paling prioritas untuk dipilih dan dimiliki.

Setelah Anda memilih nama domain, prioritaskan untuk SEGERA memilih ekstensi top level domain dot-com (.COM) atau dot-net (.NET) atau dot-org (.ORG)

Dan selanjutnya ekstensi top level domain Indonesia yaitu dot-id (.ID) atau dot-co-dot-id (CO.ID) atau dot-or-dot-id (OR.ID)

T i p s: Jika tersedia cukup dana, sebaiknya Anda lakukan sapu bersih hak guna ekstensi untuk pilihan nama domain Anda. Misalnya: membeli sekaligus risharyanto.COM dan risharyanto.ID

Apakah Nama Domain bisa diubah?

“Kepemilikan” Nama Domain dan penggunaannya minimal adalah 1 tahun, sehingga Anda tidak bisa melakukan perubahan nama domain selama masa aktifnya berlaku.

Jika Anda berubah pikiran atau terjadi kesalahan pembelian, solusinya hanyalah membeli ulang sesuai nama domain yang diinginkan.

Subscribe Newsletter

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan e-book digital marketing gratis.

Bagaimana jika Nama Domain tidak tersedia?

Bagaimana jika Nama Domain tidak tersedia

Seringkali terjadi, Nama Domain yang diinginkan sudah tidak tersedia karena sudah dimiliki orang lain. Hal ini biasanya terjadi jika Nama Domain sedikit umum dan banyak kompetitor.

See also  Apa Niche Blog Paling Menguntungkan Bagi Blogger?

Jadi Solusinya menuntut kreatifitas Anda untuk

a. Memilih nama domain yang lain

b. Memilih ekstensi domain yang lain

T i p s: Langkah Memilih Nama Domain Lain adalah yang terbaik, karena akan lebih unik dari yang sudah ada.

Jika Anda memilih Nama Domain yang sama tetapi Ekstensinya berbeda, Pengunjung Website Anda akan menafsirkan bahwa situs Anda memiliki konten sama atau berkaitan dengan pemilik Nama Domain yang sudah terlebih dahulu menggunakannya.

Contoh mudah misalnya:

nama domain ruangprivat.com ternyata sudah digunakan pada situs aktif tetapi nama domain ruangprivat.id masih tersedia.

Kemudian Anda membeli dan membuat situs ruangprivat.id. Maka calon pengunjung situs Anda bisa beranggapan bahwa ruangprivat.com dan ruangprivat.id adalah situs yang berkaitan.

Contoh lainnya:

Anda memilih ahliweb.org sedangkan nama ahliweb.com ternyata sudah digunakan orang lain. Maka salah penafsiran akan sangat mungkin terjadi.

Kesimpulan Artikel 6 Langkah Memilih Nama Domain

Setelah memahami keseluruhan materi artikel 6 Langkah Memilih Nama Domain ini, semoga langkah Anda menjadi mantap dan mengetahui proses selanjutnya.

Jika ada pertanyaan apapun, Anda bisa tinggalkan pesan pada kolom komentar di bagian bawah artikel ini.

Subscribe Newsletter

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan e-book digital marketing gratis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!